5 Penyebab Munculnya Jerawat Pada Wajah

Best Beauty - Tips Kecantikan
24
Jun, 2021
Reading Time 3 min

Jerawat merupakan masalah kulit yang sangat menjengkelkan dan dapat mengganggu penampilan. Oleh karena itu, perlu diketahui penyebab timbulnya jerawat agar kamu dapat menghindarinya supaya dapat memiliki kulit wajah yang didambakan.

Sebagian besar orang pernah mengalami jerawat, baik di wajah maupun di area tubuh lainnya. Walaupun terkadang muncul dengan tiba-tiba, jerawat juga tak jarang dapat hilang dengan sendirinya. Namun, ada juga beberapa kasus kulit berjerawat yang serius dan memerlukan perawatan medis yang tepat. Sebelum melakukan pengobatan jerawat yang tepat, pastikan kamu memahami penyebab jerawat dan berbagai faktor risiko yang mendasari kemunculannya.

Apa penyebab utama jerawat?

Penyebab jerawat adalah tersumbatnya pori-pori atau folikel rambut akibat produksi minyak atau sebum yang berlebihan. Kulit manusia memiliki kelenjar sebaceous (sebaceous) yang berfungsi memproduksi minyak alami atau sebum untuk menjaga kelembaban kulit.

Namun, ketika sebum diproduksi secara berlebihan, itu bisa menyumbat pori-pori. Apalagi jika disertai dengan penumpukan sel kulit mati.

Akibatnya, bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes akan berkembangbiak dan mengeluarkan enzim yang mampu memecah sebum sehingga menyebabkan peradangan. Kondisi tersebut yang akhirnya menjadi penyebab muculnya jerawat diwajah.

Beberapa faktor penyebab jerawat bisa muncul antara lain sebagai berikut:

1. Ketidakseimbangan hormon

Salah satu faktor penyebab munculnya jerawat adalah ketidakseimbangan hormon.

Hormon penyebab jerawat tidak stabil biasanya terjadi karena produksi hormon androgen yang berlebihan di dalam tubuh. Selama masa pubertas, laki-laki atau perempuan akan menghasilkan kadar androgen yang lebih tinggi. Akibatnya, kelenjar sebaceous akan menghasilkan lebih banyak minyak alami yang menyebabkan penyumbatan di pori-pori.

2. Konsumsi makanan tertentu

Jenis makanan tertentu dikatakan sebagai penyebab munculnya jerawat. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk membatasi konsumsi makanan manis dan olahan, seperti biskuit, kue manis, roti tawar, pasta, dan keripik kentang. Selain itu, makanan dari produk olahan susu juga harus dibatasi karena diduga juga dapat mempengaruhi munculnya jerawat.

3. Genetika atau keturunan

Penyebab jerawat juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan. Jika salah satu orang tua atau anggota keluarga rentan terhadap jerawat, maka ada kemungkinan kamu juga rentan terhadap jerawat. Bahkan, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa peluang seseorang mengalami jerawat akan lebih tinggi jika kedua orang tuanya cenderung mudah berjerawat.

4. Produk perawatan kulit yang tak tepat

Penyebab munculnya jerawat juga bisa karena penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat, misalnya mengandung minyak. Akibatnya, pori-pori kulit menjadi rentan tersumbat sehingga menyebabkan peradangan yang berujung pada jerawat. Sebaiknya, gunakan produk perawatan kulit yang bebas minyak dan non-komedogenik atau tidak rawan menyumbat pori-pori sehingga jerawat tidak mudah muncul. Hal ini juga berlaku untuk penggunaan produk kosmetik.

5. Malas mencuci muka

Yap, malas mencuci muka sebelum tidur menjadi alasan utama mengapa kulit wajah rentan berjerawat. Dilansir dari laman boldsky.com, malas mencuci muka bisa meningkatkan risiko penumpukan kotoran atau debu pada kulit. Jika debu menumpuk, maka akan menyumbat pori-pori kulit dan akhirnya menimbulkan masalah jerawat.

Setelah mengetahui faktor risiko dan kebiasaan penyebab jerawat, kamu perlu menghindarinya agar kulit tetap sehat dan terhindar dari masalah jerawat. Jika kamu sudah terlanjur memiliki jerawat, pastikan untuk mengobatinya dengan perawatan jerawat yang tepat, ya!

Share this
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments