Berikut Beberapa Jenis Jerawat yang Sering Mengganggu Penampilan

Best Beauty - Tips Kecantikan
30
Aug, 2021
Reading Time 4 min

Jerawat bisa dibilang merupakan masalah wajah terbesar bagi kebanyakan orang, terutama wanita. Jerawat umumnya disebabkan oleh pori-pori kulit yang tersumbat oleh minyak berlebih, kotoran, sel kulit mati, dan terinfeksi bakteri. Meski begitu, jerawat juga bisa muncul karena perubahan hormonal dalam tubuh.

Jerawat memiliki jenis yang berbeda dengan faktor penyebab yang berbeda. Jenis jerawat sendiri terbagi menjadi dua kelompok, yaitu jerawat non inflamasi (tidak menyebabkan pembengkakan) dan jerawat inflamasi (menyebabkan pembengkakan pada kulit yang berwarna merah).

Jerawat yang muncul di wajah bisa sangat mengganggu penampilan. Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin jerawat bisa mengurangi rasa percaya diri seseorang. Oleh karena itu, untuk bisa mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat, perhatikan jenis-jenis jerawat yang sering muncul dan cara mengatasinya, dikutip dari berbagai sumber:

Blackhead (Komedo Terbuka)

Blackhead atau komedo terbuka adalah benjolan hitam kecil di permukaan kulit wajah yang sering muncul di area hidung. Komedo terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh kombinasi sebum dan sel kulit mati. Pada komedo, bagian atas pori-pori tetap terbuka, meskipun sisanya tersumbat. Ini menghasilkan warna hitam khas yang terlihat di permukaan.

Blackhead tidak menimbulkan rasa sakit atau kemerahan pada kulit seperti jerawat pada umumnya. Blackhead atau komedo terbuka juga sering disebut sebagai jerawat ringan karena tidak menyebabkan peradangan.

Whitehead (Komedo Tertutup)

Whitehead atau komedo tertutup juga merupakan jenis jerawat yang disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori oleh minyak dan sel kulit mati.

Tidak seperti komedo hitam yang hanya sebagian tersumbat, whitehead menutupi seluruh permukaan atas pori-pori. Hal ini menyebabkan jerawat terlihat seperti benjolan putih kecil.

Whitehead umumnya lebih sulit diobati daripada komedo blackheads karena pori-porinya tertutup. Namun, produk yang mengandung asam salisilat dapat membantu menghilangkan whiteheads. Penggunaan retinoid topikal juga akan memberikan hasil terbaik untuk jenis jerawat ini.

Papula

Papula adalah jenis jerawat yang muncul di bawah permukaan kulit, dan jika disentuh akan terasa seperti benjolan padat dan nyeri. Kulit di sekitar tonjolan tampak bengkak dan kemerahan. Namun, jerawat papula tidak memiliki titik nanah pada puncaknya.

Papula terjadi ketika dinding di sekitar pori-pori rusak karena peradangan parah. Ini menghasilkan pori-pori yang keras dan tersumbat yang terasa lembut saat disentuh. Kulit di sekitar pori-pori ini biasanya berwarna merah muda. Itu sebabnya papula sering juga disebut jenis jerawat inflamasi.

Pustula

Pustula adalah jenis jerawat yang berupa benjolan yang lebih besar dan lebih lembut. Bagian pangkalnya berwarna kemerahan, sedangkan bagian atasnya berwarna putih atau kekuningan dan terlihat lebih menonjol karena dipenuhi nanah.

Pustula muncul karena bakteri yang menginfeksi pori-pori yang tersumbat. Pustula juga bisa terbentuk ketika dinding di sekitar pori-pori rusak. Tidak seperti papula, pustula berisi nanah. Benjolan ini keluar dari kulit dan biasanya berwarna merah. Jerawat jenis ini sering memiliki kepala kuning atau putih di atasnya.

Nodul

Nodul terjadi ketika pori-pori tersumbat dan membengkak menjadi lebih teriritasi dan tumbuh lebih besar. Nodul adalah jenis jerawat inflamasi yang terbentuk di bawah kulit dan bisa menyakitkan. Tidak seperti pustula dan papula, nodul lebih dalam di bawah kulit.

Karena nodul sangat dalam di kulit, kamu biasanya tidak dapat mengobatinya di rumah. Obat resep diperlukan untuk membantu membersihkannya. Setelah benjolan mengempis, biasanya akan muncul jerawat yang berwarna gelap.

Jerawat Kistik (Jerawat Batu)

Jerawat kistik alias jerawat batu, terbentuk jauh di lapisan kulit yang lebih dalam. Jerawat ini dapat berkembang ketika pori-pori tersumbat oleh kombinasi bakteri, sebum, dan sel kulit mati. Akibatnya, muncul benjolan besar berwarna merah, bertekstur lembut karena mengandung nanah, yang terasa nyeri saat disentuh.

Benjolan besar berwarna merah atau putih ini seringkali terasa nyeri saat disentuh. Jerawat kistik adalah bentuk jerawat terbesar, dan pembentukannya biasanya merupakan akibat dari infeksi yang parah. Jenis jerawat ini juga yang paling mungkin meninggalkan bekas.

Share this
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments