Berikut Jenis Kulit Wajah dan Cara Mengetahuinya

Best Beauty - Tips Kecantikan
17
Jul, 2021
Reading Time 6 min

Jenis kulit setiap orang berbeda-beda. Masing-masing harus memahami kebutuhan dasar kulit wajah agar bisa menyesuaikan dengan produk perawatan yang tepat. Secara umum jenis kulit wajah terbagi menjadi 4 yaitu kulit normal, kulit kering, kulit berminyak dan kulit sensitif.

Jenis kulit wajah memperhatikan beberapa faktor seperti pengaruh udara yang dapat mempengaruhi kulit, kandungan minyak dan nutrisi yang dibutuhkan, serta masalah kulit hingga hal-hal tertentu.

Jenis kulit juga bisa berubah seiring bertambahnya usia. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh pengaruh faktor lain seperti faktor genetik dan penyakit.

Apa saja tanda-tanda dan jenis kulit wajah di atas? Dan bagaimana kita mengetahui jenis kulit kita? Berikut penjelasannya, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kulit Wajah Normal

Dalam dunia skincare dan dermatologi, jenis kulit wajah normal mengacu pada kulit yang tidak mengalami jenis kondisi kulit yang berlebihan. Jenis kulit wajah normal memiliki keseimbangan antara jumlah kandungan air dan kandungan minyak.

Kulit wajah normal biasanya memiliki tingkat sebum dan hidrasi yang seimbang sehingga jenis kulit ini tidak terlalu kering dan juga tidak terlalu seimbang. Tingkat kelembaban kulit wajah yang normal cenderung pas. Orang dengan jenis kulit wajah normal biasanya jarang mengalami masalah kulit.

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah Normal

Cara mengetahui jenis kulit wajah normal adalah dengan memperhatikan hal-hal berikut;

  • Kulit wajah normal memiliki warna kulit yang merata
  • Memiliki tekstur yang lembut dan halus
  • Pori-pori wajah tidak begitu tampak dan terlihat besar
  • Wajah bebas komedo, jerawat, noda merah, dan masalah kulit lainnya

Perawatan jenis kulit wajah normal juga lebih mudah. Hal utama yang harus dilakukan adalah membersihkan wajah secara teratur, dua kali sehari. Gunakan pembersih wajah dengan bahan yang lembut. Jangan mengusap atau menggosok wajah terlalu keras.

Disarankan untuk membilas wajah dengan air hangat setelah dibersihkan. Jangan lupa, gunakan pelembab yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit wajah normal. Oleskan sunscreen atau tabir surya saat berada di luar ruangan.

2. Kulit Wajah Berminyak

Jenis kulit wajah ini dipicu oleh produksi sebum yang berlebihan dari kelenjar sebaceous. Sebum adalah zat berminyak yang berasal dari lemak. Sedangkan kelenjar sebaceous adalah kelenjar yang terletak di bawah permukaan kulit.

Walaupun pada dasarnya sebum berfungsi untuk membantu melindungi dan melembabkan kulit, namun kondisi sebum yang berlebih akan menyebabkan pori-pori kulit wajah menjadi tersumbat dan dapat menimbulkan jerawat.

Jenis kulit wajah ini biasanya memiliki pori-pori yang besar, tampak berkilau namun kusam, dan dalam banyak kasus disertai dengan komedo, jerawat, dan flek hitam. Beberapa penyebab kulit adalah pubertas, cuaca panas, stres, dan efek obat-obatan seperti antibiotik.

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah Berminyak

Cara mengetahui jenis kulit wajah berminyak adalah dengan memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Terlihat lebih berminyak di wajah dengan jelas
  • Minyak berlebih ini membuat wajah tampak berkilau tapi kusam
  • Ukuran pori-pori besar, terdapat pori-pori dan komedo

Merawat jenis kulit ini biasanya lebih sulit dan memakan waktu lebih lama. Beberapa cara untuk merawatnya adalah dengan rajin mencuci muka setiap hari, minimal dua kali sehari. Produk pembersih wajah dengan kandungan detergen, dan penggunaan pembersih wajah yang lembut dengan kandungan gliserin.

Selalu siapkan kertas minyak atau blotting paper. Kertas minyak sangat membantu meminimalkan minyak berlebih di wajah. Kertas minyak juga mudah digunakan dimana saja dan tidak memakan banyak tempat saat beraktivitas diluar rumah.

Jika menggunakan masker, pilihlah masker yang mengandung clay, madu, tomat, atau lemon. Pemilik jenis kulit wajah juga harus menghindari makanan tidak sehat seperti gorengan, makanan tinggi gula, dan makanan olahan.

Jangan lupa untuk selalu menggunakan tabir surya dan pelembab yang bebas minyak. Jika produk yang dijual di pasaran tidak cukup untuk membantu merawat kulit bebas, kamu bisa memeriksakan diri ke dokter. Laser, chemical peeling, dan krim yang dicampur dengan tretinoin, adapalene, atau tazarotene dapat membantu mengatasi masalah kulit.

3. Kulit Kering

Jenis kulit kering biasanya kekurangan kelembaban pada lapisan kulit terluar. Hal ini menyebabkan retakan pada permukaan kulit, membuatnya kering saat disentuh.

Jenis kulit wajah kering dapat disebabkan oleh faktor genetik, penuaan, perubahan hormon, cuaca dingin, sinar matahari, radiasi ultraviolet, mandi air panas yang lama, atau bahan-bahan yang terkandung dalam sabun, kosmetik, pembersih, dan obat-obatan.

Pemilik kulit kering akan sering merasakan kulitnya kencang seperti ditarik. Biasanya rasa tegang dan tertarik itu dirasakan setelah mencuci muka atau lupa menggunakan pelembab. Area yang sering terasa kering adalah dahi, tengah hidung, dan dagu.

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah Kering

Cara mengetahui jenis kulit wajah kering adalah dengan memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Memiliki pori-pori yang hampir tidak terlihat
  • Permukaan luar kulit terlihat kasar dan kusam
  • Kulit terasa kurang elastis
  • Kulit mudah memerah, gatal, bersisik, dan meradang.

Kondisi kulit kering tidak sama dengan dehidrasi. Jenis kulit kering disebabkan oleh kurangnya sebum atau minyak. Sedangkan dehidrasi kulit biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan udara dalam tubuh

Perawatan jenis kulit wajah kering dapat dilakukan dengan menggunakan pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung alkohol atau pewangi. Dan juga mandi dan cuci muka dengan air hangat terlalu lama bisa jadi solusinya.

Gunakan pelembab setiap kali selesai mencuci muka. Bagi pemilik kulit kering, disarankan untuk menggunakan pelembab khusus untuk kulit kering. Selalu gunakan pembersih wajah dengan bahan yang melembabkan, seperti emolien atau oatmeal koloid.

4. Kulit Wajah Sensitif

Jenis kulit wajah sensitif memiliki pelayanan yang rendah terhadap beberapa hal. Jenis kulit ini rentan terhadap alergi, iritasi, dan reaksi sebagai respons terhadap faktor-faktor tertentu. Faktor-faktor tersebut dapat berupa lingkungan, tanaman, makanan, dan produk kosmetik.

Jenis kulit wajah sensitif memiliki tingkat toleransi yang rendah dibandingkan dengan jenis kulit lainnya. Kulit sensitif mudah bereaksi terhadap produk kosmetik yang terlalu keras atau yang tidak sesuai dengan kondisi wajah.

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah Sensitif

Cara mengetahui jenis kulit wajah sensitif adalah dengan memeriksa hal-hal berikut ini:

  • Apakah wajah sering berubah?
  • Muka sering terasa kencang dan terasa menusuk
  • Ada sensasi panas atau perih di wajah
  • Kulit wajah mudah gatal, kering, dan mengelupas

Ada beberapa solusi untuk merawat kulit wajah sensitif, misalnya mengetahui faktor-faktor penyebab kulit bereaksi seperti; sinar matahari langsung atau udara yang terlalu dingin. Gunakan sabun wajah yang lembut dan bilas dengan air hangat.

Beberapa kandungan dalam produk perawatan kulit yang tidak sesuai untuk jenis kulit sensitif adalah Oxychloride Bismuth, Sodium Lauryl Sulphate, dan bahan kimia iritasi lainnya.

Gunakan produk perawatan kulit sensitif yang mengandung lidah buaya, chamomile, teh hijau, polifenol, dan gandum. Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya dengan tingkat perlindungan UVB (SPF 50+) dan UVA (PA++++).

Share this
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments