Masker Bisa Sebabkan Jerawat lho! Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Best Beauty - Tips Kecantikan
12
Jul, 2021
Reading Time 3 min

Selama pandemi Covid-19, Indonesia mewajibkan menggunakan masker saat keluar rumah. Alhasil, ada yang merasa wajah yang tertutup masker jadi lebih mudah breakout.

Ada banyak alasan mengapa ini bisa terjadi. Namun, ini sangat mengganggu. Apalagi jika harus memakai masker sepanjang hari.

Tentu saja masalah jerawat merupakan hal yang tidak bisa dianggap remeh.

Tenang, kami akan merangkum apa saja penyebab dan cara mengatasi jerawat di area masker wajah.

1. Jerawat disebabkan oleh gesekan dari masker

Dokter kulit yang bernama Paru Chaudhari mengatakan bahwa masalah jerawat di balik masker wajah adalah karena gesekan. Jerawat jenis ini biasanya muncul di punggung atau dada.

Hal ini terjadi disebabkan oleh gesekan dari kulit dan masker itu sendiri. Menurut Paru, jerawat sering dialami oleh para atlet atau orang yang suka memakai pakaian tebal dan berat.

Begitu juga dengan area punggung yang sering bergesekan dengan tas punggung, biasanya akan muncul jerawat yang sejenis.

2. Jerawat jenis ini bisa dialami oleh semua jenis tipe kulit

Orang dengan jenis kulit berminyak dan berjerawat adalah yang paling rentan terhadap masalah ini. Namun bukan berarti kulit normal dan jarang jerawat bisa terbebas dari masalah ini.

Padahal, semua jenis kulit seperti kering, normal, berminyak, atau kombinasi bisa mengalaminya.

Hal ini disebabkan oleh kelembaban, keringat, dan kotoran yang terperangkap di dalam masker yang menyebabkan timbulnya jerawat. Ini semua diperburuk oleh pembuangan nafas yang berputar di dalam masker juga.

3. Cara menyembuhkan jerawat jenis ini sedikit berbeda

Meski sama-sama berjerawat, namun jenis yang satu ini tidak bisa disamakan dengan yang lainnya. Penggunaan obat jerawat dengan memakai masker sangat tidak dianjurkan.

Obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida dan asam salisilat bekerja untuk mengeringkan jerawat. Sedangkan jika dipakai di balik masker, bisa memperparah iritasi.

Maka dari itu, kamu bisa menggunakan skincare yang bertujuan mengurangi jerawat pada malam hari sebelum kamu terlelap. Pilih skincare yang lembut di kulit dan bebas minyak. Untuk pelembab, pilihlah yang tidak mudah menimbulkan komedo sehingga jerawat tidak mudah muncul.

4. Penyebabnya bisa dari mulut dan hidung juga

Selain jerawat, wajah juga bisa terkena infeksi ragi. Keluhannya adalah wajahnya merah dan berbentuk seperti jerawat.

Ragi ini berasal dari daerah mulut dan hidung. Jika diobati lebih awal, masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan obat infeksi ragi pada umumnya.

Namun jika terasa parah, kamu bisa langsung pergi ke dokter kulit untuk mendapatkan solusinya.

5. Hindari berdandan di area masker agar tidak breakout

Salah satu tips penting yang bisa dilakukan agar jerawat tidak muncul adalah kamu tidak perlu merias wajah di area yang tertutup masker.

Selain tidak ada yang melihat, ini juga bisa lebih menyehatkan untuk kulit. Kamu hanya perlu merias wajah di area mata dan dahi saja. Sedangkan pada bagian yang tertutup masker, kamu hanya perlu mengoleskan tabir surya. Pastikan yang water base dan tidak menyebabkan jerawat!

Kulit yang bersih dari make-up mengurangi risiko munculnya jerawat di area masker.

Meski menimbulkan keluhan, kamu tetap perlu memakai masker setiap saat ketika berada di luar rumah. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kamu sudah membantu untuk memutus rantai virus, ya!

Share this
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments