Pori-Pori Wajah Membesar? Simak 7 Penyebabnya Berikut Ini

Best Beauty - Tips Kecantikan
27
Jul, 2021
Reading Time 4 min

Bagi wanita, bercermin melihat pori-pori wajah besar yang terlihat jelas seringkali membuat penampilan terganggu. Apa penyebab pori-pori besar?

Pori-pori wajah adalah lubang pada kulit yang berfungsi untuk mengeluarkan keringat dan sebum atau minyak alami. Tanpa disadari, banyak pori-pori wajah yang tersumbat oleh kotoran dan minyak, sehingga terlihat lebih besar dari yang sebenarnya.

Selain mengganggu penampilan, pori-pori wajah yang membesar juga membuat aplikasi make up tidak bisa menutup pori-pori dengan sempurna. Meski make up dianggap bisa menutupi pori-pori wajah, hal ini tidak bisa bertahan lama.

Untuk mengetahui cara mengecilkan pori-pori, kamu perlu mengetahui penyebab pori-pori besar terlebih dahulu.

Apa yang menyebabkan pori-pori membesar?

Pada dasarnya, penyebab pori-pori besar adalah produksi sebum yang berlebihan. Akibatnya, pori-pori wajah membesar untuk menghilangkan sebum berlebih. Lubang besar ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat karena penumpukan kotoran dan sel kulit mati.

Meski bukan hal yang berisiko, keberadaan pori-pori besar di wajah tentu bisa mengganggu penampilan. Yuk, pelajari lebih lanjut tentang penyebab pori-pori wajah membesar di bawah ini.

1. Genetik

Salah satu penyebab pori-pori besar bisa karena faktor genetik atau keturunan. Jenis kulit berminyak dan memiliki kulit tebal adalah kondisi yang diturunkan. Artinya, jika orang tua atau saudara kandung kamu memiliki kulit berminyak dan pori-pori wajah besar, kemungkinan besar kamu juga memilikinya.

Orang yang memiliki jenis kulit berminyak cenderung mengalami pori-pori yang membesar. Hal ini dikarenakan kelenjar sebum lebih aktif memproduksi minyak sehingga pori-pori membesar untuk mengeluarkan minyak berlebih. Orang yang memiliki lapisan kulit tebal juga biasanya memiliki pori-pori wajah yang lebih besar.

2. Fluktuasi hormon

Penyebab pori-pori wajah membesar adalah fluktuasi hormonal. Besar kecilnya pori-pori kulit sebenarnya tidak tetap. Pasalnya, ukurannya juga akan berubah sesuai fluktuasi hormonal. Contoh yang sering terlihat jelas adalah pada ibu hamil. Pada beberapa calon ibu, kulit wajah mereka terlihat lebih halus dan bercahaya selama kehamilan.

Sementara pada beberapa ibu hamil lainnya, perubahan hormonal justru membuat kulit wajah berminyak, kusam, dan pori-pori melebar. Dalam siklus bulanan wanita, peningkatan kadar hormon sebelum ovulasi juga berpengaruh pada kulit. Peningkatan hormon bisa menjadi penyebab pori-pori besar. Di sisi lain, saat ovulasi berlalu, kadar hormon akan turun dan pori-pori akan mengecil kembali.

3. Paparan sinar matahari yang berlebihan

Paparan sinar matahari terlalu sering atau berlebihan juga menjadi penyebab pori-pori wajah besar. Kulit yang sering terkena sinar matahari langsung lama kelamaan akan mengalami penebalan, sehingga pori-pori yang membesar pun tak terhindarkan.

Selain kulit yang menebal, sinar ultraviolet (UV) juga mampu melemahkan produksi kolagen.

Manfaat kolagen adalah untuk menjaga kulit tetap kencang dan pori-pori lebih rapat. Kerusakan kolagen akan mengakibatkan berkurangnya elastisitas kulit dan pelebaran pori-pori.

4. Pertambahan usia

Penyebab pori-pori membesar berupa pertambahan usia memang tidak bisa dihindari. Semakin tua seseorang, semakin sedikit kemampuan tubuh untuk memproduksi kolagen dan elastin.

Akibatnya, kulit terlihat kendur, kerutan muncul, dan pori-pori tampak membesar. Kulit kendur ini disebabkan oleh melemahnya produksi kolagen seiring dengan pola aktivitas dan paparan sinar matahari di masa muda.

5. Terlalu sering mencuci muka

Membersihkan wajah merupakan hal yang harus dilakukan secara rutin untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati penyebab pori-pori tersumbat. Jika tidak dilakukan, kondisi ini bisa berkembang menjadi jerawat.

Meski kotoran dan sel kulit mati bisa menyumbat pori-pori, mencuci wajah terlalu sering justru bisa menyebabkan pori-pori besar. Penggunaan sabun atau produk pembersih wajah secara berlebihan berpotensi mengiritasi kulit. Akibatnya, kulit akan menebal dan menyebabkan pori-pori membesar. Maka dari itu, gunakan Best Beauty Facial Wash 2 kali sehari ya.

6. Jenis Kelamin

Secara alami, pori-pori wajah yang besar lebih sering terjadi pada kulit pria daripada wanita.

Hal ini dikarenakan adanya perbedaan hormonal pada pria dan wanita. Selain itu, pria juga memiliki bulu tubuh yang lebih banyak sehingga pori-porinya juga lebih lebar.

7. Merokok

Kebiasaan merokok tidak sehat untuk kulit. Karena racun yang dihasilkan asap rokok akan merusak elastisitas kulit dan menyebabkan penuaan dini. Merokok dapat menyebabkan kulit mengeluarkan lebih banyak sebum, yang dapat menyebabkan pori-pori membesar atau terbuka.

Share this
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments